Getaran

1) Definisi Getaran
Getaran
Getaran dapat didefinisikan sebagai gerak bolak-balik di sekitar titik kesetimbangan. Dalam gambar, titik kesetimbangannya adalah B. Titik kesetimbangan pada gambar adalah titik di mana pada titik tersebut benda tidak mengalami gaya luar atau dalam keadaan diam. Lintasan A – B – C – B – A adalah lintasan yang ditempuh oleh satu getaran. Jika kamu menetapkan titik B sebagai titik awal lintasan, maka B – C – B – A – B disebut satu getaran. Pada gambar, terlihat sebuah getaran terjadi pada batu yang diikat dengan tali dan diayunkan. Batu tersebut sering dikatakan sebagai ayunan sederhana. Simpangan terbesar dari titik setimbangnya disebut amplitudo.
2) Periode Getaran dan Frekuensi Getaran
Periode adalah selang waktu yang diperlukan untuk menempuh satu getaran. Periode getaran dilambangkan dengan T. Untuk mengukur periode getaran digunakan persamaan sebagai berikut.
 Keterangan:
T = periode getaran (sekon)
t = waktu yang diperlukan (sekon)
n = jumlah getaran
Jika periode sebuah getaran 5 detik, berarti untuk membuat satu getaran diperlukan waktu 5 detik. Sedangkan frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda dalam satu sekon. Frekuensi getaran dilambangkan dengan f, dirumuskan:
 Keterangan:
f = frekuensi getaran (Hertz)
n = jumlah getaran
t = waktu (sekon)
Jika dalam satu detik terjadi 5 getaran berarti frekuensi getaran ini adalah 5 Hertz. Hubungan antara frekuensi dan periode dapat dituliskan dalam bentuk matematika sebagai berikut.
 Keterangan:
f = frekuensi getaran (Hertz)
T = periode getaran (sekon)


Penyusun: Lulu Hidayati. IX H. SMP Negeri 1 Adiwerna 2011.
Sumber:
Ilmu Pengetahuan Alam 2: SMP/MTs Kelas VIII/oleh Wasis, Sugeng Yuli Irianto. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Artikel Getaran, Gelombang, dan Bunyi


No
GETARAN, GELOMBANG, DAN BUNYI
Penulis
01
Lulu Hidayati
02
Lulu Hidayati
03
Faoziah Arumi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *