Madrasah Laboratorium Pendidikan Anti Korupsi

Jakarta (Pinmas) —- Membasmi kejahatan korupsi melalui hukum memang tidaklah cukup. Harus ada tindakan-tindakan antisipatif dan pencegahan yang bersifat jangka panjang. Salah satu bentuk pencegahan tersebut bisa dilakukan melalui pendidikan anti korupsi.
Dalam rangka pencegahan tindakan korupsi melalui pendidikan anti korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Forum Aksi Bersama Impementasi Pendidikan Anti Korupsi di Gedung KPK,  Selasa (22/09) lalu.  Forum ini dihadiri oleh unsur KPK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Badan Litbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perwakilan Kerjasama Indonesia-Jerman.
Direktur Pendidikan Madrasah, M. Nur Kholis Setiawan, beserta sejumlah jajarannya menghadiri forum ini sebagai perwakilan dari Kementerian Agama. M. Nur Kholis Setiawan juga berkesempatan menjadi narasumber pada forum tersebut.
Dikatakan oleh, M. Nur Kholis Setiawan bahwa madrasah sudah menjadi laboratorium pendidikan anti korupsi. Penanaman pendidikan anti korupsi telah lama diimplementasikan di madrasah. Karena perilaku sidik (jujur), amanah, fathonah (cerdas), tabliq serta qanaah yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw, merupakan intisari dari pendidikan akhlak mulia yang ditanamkan kepada peserta didik di madrasah.
Lanjutnya,”Direktorat Pendidikan Madrasah telah menyusun modul pendidikan anti korupsi yang terintegrasi di dalam mata pelajaran akudah akhlak untuk MI, MTs, dan MA.”
Kegiatan-kegiatan yang sifatnya pencegahan terhadap tindakan korupsi memang sudah dilakukan oleh pihak Kementerian Agama. Beberapa bulan yang lalu, Kementerian Agama bekerjasama dengan KPK, Kejaksaan, Kepolisian, Ombudsman dan Menpan RB bersinergi dalam kegiatan launching Kemenag Berintegritas di Senayan.
M. Nur Kholis Setiawan juga menyarankan agar kerjasama tersebut terus dikembangkan dengan melibatkan stakeholder pendidikan Islam termasuk Pondok Pesantren dan ormas Islam dalam gerakan anti korupsi.
“Rasanya memang perlu agenda bersama lintas Kementerian dan lembagai sebagai dukungan atau sinergi dalam implementasi pendidikan anti korupsi yang dituangkan di tahun 2016 ke depan. Kita cari format yang paling efektif, sederhana dan mengena,” ungkapnya.
Penamaman pendidikan anti korupsi sejak dini ini diniatkan sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga tunas-tunas bangsa agar memiliki integritas yang baik untuk kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
Silahkan lihat video berikut https://www.youtube.com/watch?v=aZIyLIchHmQ
(hamam/mkd/mkd/hamam)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *